kembalikan lagi kasih
sayangmu, mama
Ditepian pusat kota, ditengah perumahan elit , terdapat sebuah
keluarga yang sangat bahagia . Kebahagiaan ini tak hanya dari materi yang
mereka miliki juga dengan kasih sayang antar anggota keluarga. Keluarga ini
terdiri dari orang tua dan anak perempuan mereka . Yakninya, Pak Anwar , Bu
Ratna , dan putri nya Mika . Pak Anwar adalah pengusaha sukses dibidang
pengolahan dan pertambangan batu bara yang cabang perusahaan nya ada
dimana-mana . Walaupun begitu ia tetap bias meluang kan waktu bekerja nya untuk
dapat berkumpul dengan istri dan anak tunggal nya.
Mika tengah duduk dikelas 2 SMP
.Ia dikenal ramah, pintar, cantik, aktif
dan sangat disenangi oleh teman –teman
dan guru-guru nya. Disetiap akhir semester Ia selalu tampil menjadi juara umum.
Keberhasilan nya tersebut sangat membanggakan orangtuanya juga menjadi
kebanggaan oleh sekolahnya.
Kebahagiaan Mika di sekolah nya juga
ia rasakan di rumah nya .keluarganya sangat rukun, dan damai serta saling mengasihi dan
menyayangi. Karena mika adalah anak tunggal, maka kasih sayang orangtuanya
semua dilimpahkan kepadanya.
Kebahagiaan yang mereka rasakan selama
ini tak berlangsung lama, kehidupan mereka telah berubah pahit.Canda tawa yang
menyelimuti keluaga ini telah berubah menjadi kebengisan dan permusuhan
sehingga tak ada lagi keharmonisan yang ada di keluarga ini. Mereka menjalankan
hidup dengan mementingkan kepentingan sendiri .meski materi yang mereka miliki
bisa dibilang lebih, tapi mereka merasakan miskin akan kasih sayang.
Semua itu berawal dari kecelakaan yang
dialami oleh papaMika .kecelakaan pada saat ia memimpin kariawannya dilapangan
pertambangan yang sedang ia geluti. kecelakaan yang cukup tragis sehingga
mengatarkan beliau ke pintu maut dan telah pergi meninggalkan istri dan putrinya untuk selama-lama nya. Meninggal nya Pak Anwar
tidak hanya minanggal kan luka yang dalam bagi keluarganya, juga telah membuat
keluarga tersebut miskin akan kasih
sayang.
Hal itu dirasakan oleh Mika .karena
semua aset perusahaan yang dipimpin papanya kini telah berpindah kepada mama
nya. Awalnya Mika tidak setuju jika ibunya yang memimpin perusahaan tersebut .pertentangan-pertentangan
antar mika dan mamanya pun terjadi. Sehingga terjadilah perselisihan antara
mika dan mamanya.
Perselisihan itu bermula saat mamanya
yang tetap bersikeras untuk memimpin perusahaan papanya
“Mika,
mulai dari besok, Mama yang akan menggatikan kerja Papa yang telah beberapa
lama ini tak jalan , kamu setuju kan sayang??”
“
Apa ma?? “ ucap Mika seraya terkejut .
“
Memang mama bisa???, pekerjaan kayak gitu nggak segampang yang mama pikirkan .”
“Iya
sayang mama tau, tapi bagaimana kita bisa tau kalau pekerjaan itu gampang atau
tidak tanpa mencobanya,” jelas mamanya.
“
Iyama, tapi kalau hanya mencoba –coba sih nggak akan bisa maju ma, bahkan nanti
bisa bangkrut. Lagian mama kan belum punya pengalaman. ” Tegas Mika
“Karna
itu, mama mau belajar dan mencoba memimpin.mana tau, karna mama yang memimpin
perusahaan papa jadi maju . iya kan sayang.”
“Tapi
ma, apa mama mau belajar dulu??Itu butuh
waktu yang lama ma,. Jangan –jangan nanti saat mama belajar, perusahaan kita
malah bangkrut lagi.”Ucap mika karena kesal.
“Itu
tak mungkin sayang, kamu jangan mendoakan nya dong, kalau benar-benar bankrut,
nanti kita mau makan dengan apa???”
“
Ma, kalau mama mikirin itu, mama masih bisa kok nggak kerja, “
“Gimana
caranya??, mana mungkin sayang,,.”
“Alaaah,,
mama, , kita kan bisa mengangkat keriawan papa yang lain untuk bisa memimpin
perusahaan itu, lalu setiap bulan kita kan dapat hasil nya ma, gampang kan???.”
“Tidak
bisa mika, mama sendiri yang harus memimpin , itu tak bisa digugat lagi.” Tegas
mamanya.
“
Pokoknya mika nggak setuju jika mama bekrja, mika nggak setuju. Titik,!mama
nggak boleh bekerja .
“
Kalaumama nggak bekerja , lalu kita bisa dapat duit darimana mika??”
“Mika
nggak tau, pokoknya Mika nggak setuju, nggak setujuuuuu..”Lalu lari kekamar dan
membanting pintu.
“Mika
, walau kamu nggak setuju mama tetap akan bekerja,. Dengar itu,,!!!!” triak
mama nya.
Mika
yang dibilangin malah diam tak menjawab , dia mematung diri di kamar dengan
memandang-mandang foto papanya yang ada di atas meja belajarnya. Dan tak
sengaja air mata nya pun menetes dan membanjiri pipinya dan tedengar suara
tangis yang tak keras ,karena ia tak mau jika mama nya tau kalau ia menangis.
Tak beberapa lama setelah itu tak lagi
terdengar suara tangisan , karena Mika telah
tertidur dengan memeluk foto papanya. Sebenarnya, mika tak mau menyetujui
mamanya untuk bekerja karena ia tak mau kalau mamanya mengalami nasib yang sama
seperti papanya. Jika hal itu terjadi, Ia tak punya tempat untuk mengadu lagi
dan ia akan menjadi seorang yatim piatu, ia tak ingin hal itu terjadi sehingga
ia bersikeras untuk menolak ajakan mamanya yang ingin memimpin perusahaan
papanya.
Paginya saat mika hendak ke sekolah,
ia melihat mama nya yang sudah rapi. Karena melihat hal tersebut, mika menjadi
heran dan melihat mamanya dengan pandangan yang tajam menandakan ia tak suka
dengan apa yang dikerjakan mamanya. Karena bu ratna merasa dirinya diperhatikan
oleh putrinya, ia pun angkat bicara.
“
Kenapakamu Mika, kok ngeliatin Mama kayak gitu???”
“
Mamabenar- benar mau bekerja????”
“Ia
dong sayang.Memangnya kenapa??”
“Ma,
Mika kan sudah bilang kalau mama tu nggak usah kerja. “
“Memangnya
kenapa sih ??mama kamu larang bekerja???” selidik mamanya
“Emangnya
mama mau mengulang kejadian kayak papa dulu????”
“Mika,
musibah itu bisa terjadi pada siapa aja tanpa kita ketahui”
“Iya
ma, mika tau.tpi kalau terulang lagi gimana?? Mika nggak terima , titik!!!.”
“Udah lah
itu urusan mama , sekarang urusan kamu sekolah” ucap mamanya dengan nada
yang agak tinggi
“
Alaaaaah,,,,, pagi–pagi mama dah bikin bête,, udah ah , kalau terjadi apa- apa
, mika nggak mau tau,.” Ucap mika dengan kesal dan keluar dari rumah sambil
membanting pintu keras-keras.
“
Mika, bagus yaa, kamu dah pandai ngelawan sama mama,haaaa” teriak mamanya.
“
Aukah gelap ..” sambung mika dengan teriakan yang nggak kalah dari mamanya .
Diperjalanan ke sekolah, mika hanya
sibuk memikirkan kejadian dengan mama mya dirumah tadi.
“
Uhfch,, mama apaan siih, pagi – pagi dah bikin rebut bikin keselll…. Iiieehh,,,”
Disekolah, mika terus memikirkan
tentang mamanya. Sampai-sampai ia tak memperhatikan apa yang diterangkan oleh
gurunya, ia hanya melamun didalam kelas, sampai – sampai gurunya merasa risih
dengan sikap mika yang melamun tersebut sehingga gurunya menegurnya.
“Mika!!”
“Eh
ia bu!!!”
“
Kamukenapa?? Nggak memperhatikan ibu,, “
“Mmmm
ma… maa..maaaf buu,,” pinta mika dengan gagap
“Memangkamu
ada apa?? Ada masalah??”
“Nggak
buu, nggak ada apa- apa kok buu..”
“Mm
ea udah, kamu jangan melamun lagi, ya ..”
“Iya
buu maaff,,.” Pinta mika
“
Iya, untuk kali ini ibu maafin, tapi, kalau kamu ulangi lagi, ibi nggak terima
ya,,”
“
Iyabuu, mika janji nggak bakalan ngulangi nya lagi”
Pelajaran terus berlangsung , mika
mencoba untuk konsentrasi memperhatikan pelajaran dari guru nya , namun ia
masih terfikir juga dengan keributan nya dengan mama nya dan masalah tentang
mamanya yang tetap bersikeras mau bekerja walau pun ia telah menolak nya .
Pelajaran pun selesai. Semua siswa berlarian
keluar dari kelas dan segera pulang ke rumah masing- masimg..Mika yang yang
akan pulang, segera mengemasi buku-buku yang ada di atas mejanya. Rani
sahabatnya yang sejak tadi menunggunya menjadi heran karena sikap mika yang
berbeda dengan biasanya. Rani yang tak bisa terus menerka-nerka mulai angkat
bicara.
“Mika
, !!!” dengan suara yang yang agak kuat sehingga mengejutkan mika.
“
Eh, iya.” Jawab mika agak gagap karena terkejut.
“Ihhcch,,
kamu ngapain siih ngagetin aku,, “
“
Kamutu kenapa siih, ngelamun aja,, nggak seperti mika yang bias ny gitu..”
“
Ahnggak papa kok,, “ mika menutupi
“
Udahh,, bilang ajja kamu ada masalah ya??”
“Nggak
ada kokk, nggak ada apa-apa… biasa ajha
kali,,.” Mika terus menutupi
“
Benerannggak papa??”
“Iaaaaaaaaaa…” sahut mika
“
Ya Udah, kita pulang yuuks, dah lapeeer niieh,,.”
‘
Yaps” sahut mika.
Sesampai di rumah, mika menjadi sedih
sendiri, ia menemui rumah nya sepi karena mamanya tak dirumah .ia segera masuk
ke kamar dan mengganti pakaian nya. Setelah turun, ia segera menuju keruang
makan karena sejak dari sekolah tadi perut nya sudah keroncongan.
Sudah lama ia menunggu kepulangan
mamanya, sudah berjam-jam ia menunggu sambil menonton tv, sampai-sampai ia
bosan untuk menontonya. Ia balik-balik buku pelajaran nya, sampai-sampai buku
yang paling tebal pun habis ia baca. Tapi mamanya masih belum pulang juga .dan
sering ia toleh jam , ternyata sudah menunjukkan pukul 6 sore, mamanya masih
belum pulang .
Menjelang maghrib,terdengar suara
mobil mendekat ke rumah mika, dan tak beberapa lama setelah itu pintu rumah nya
terbuka, lalu muncul sosok wanita separuh baya dari balik pintu . ternyata itu
adalah Bu Ratna dengan membawa seorang perempuan yang usia nya lebih tua dari Bu
Ratna , lalu berjalan mendekati Mika yang duduk diruang tengah yang sejak tadi
memperhatika kedatangan mamanya dan perempuan asing tersebut.
“
Kokmama pulang nya lama ?????” Tanya Mika .
“
Tadimama sekalian mencari pembantu untuk bisa menggantikan tugas mama.” Jawab
mamanya.
“
Apa ma??? Pembantu??? Baru sehari mama bekerja , udah cari pembantu segala,,.
Mama apa-apa an sieh??”
“Ia
mama tau, tapi mama butuh bantuan seorang pembantu untuk bias meringan kan
pekerjaan mama sayang.” Jelas mamanya.
“
Pekerjaan di rumah ini kan bukan beban ma,,,,. Malahan itu tanggung jawab
mama,. Mika khan dah bilang , mama nggak perlu bekerja di kantor, ini
akibatnya, mama melalaikan tugas mama dirumah , sampai – sampai menggaji
pembantu segala,” sanggah Mika .
“
UdahlahMika,, itu nggak perlu di bahas. Mama menggaji pembantu karena mama
butuh, jadi nggak ada komentar lagi.”
“
Iiieecch,, udah ah ma, Mika capek rebut sama mama . bikin bête ajja ,” sahut Mika karena kesal
sambil berjalan menuju kamarnya dan membanting pintunya keras- keras .
Melihat kelakuan putrinya, Bu Ratna
hanya diam. Lalu ia membawa pembantunya yabg bernama Bi Surti itu ke kamar yang
sudah di siapkan nya .dan memberitahu pekerjaan yang akan dilakukan Olehbi
Surti nantinya. Setelah itu iakeluar dan menuju ke kamarnya.
* * *
Paginya, semua telah melakukan tugasnya
masing-masing.Mika sudah berangkat ke sekolah dan Bu Ratna telah pergi bekerja
ke kantornya.Sedangkan Bi Surti memulai pekerjaan barunya dirumah tersebut.
Raja siang terus bergerak dan bergeser
hingga condong kearah barat, itu tandanya hari sudah siang dan aktivitas
sekolah nya pun usai .Mika yang baru keluar dar kelasnya bergegas untuk pulang.
Sesampai d irumah, ia langsung mengganti pakaiannya , dan berlari – lari kecil
menuju ruang makan. Dan ternyata , diatas meja telah terhidang makan siang
untuknya. Dan tak menunggu waktu lagi, ia langsung duduk dan melahap makan
siang nya itu.
Dari dapur, muncullah sosok wanita yang
tak lain adalah pembantu dirumah nya itu. Dan langsung menyapa Mika.
“
Eh Non udah pulang????” Tanya Bi Surti .
“
Udah, “ jawab Mika simple.
Lalu Bi Surti duduk di depan Mika dan
memperhatikan anak majikan nya itu.karna risih di perhatikan oleh pembantu nya , Mka pun ankat
bicara.
“
Bibi udah makan???” Tanya Mika .
“
Nanti aja Non, Bibi belum lapar .”
“
Ow, gitu ya, ya udah..” sahut Mika.
“
Ya Non, oya, Non Mika sekolah nya udah kelas berapa???” Tanya Bi Surti.
“
Kelas 2 SMP Bi,, mang kenapa???”
“
Ow , nggakada apa-apa kok Non , anak bibi sekarang juga sudah kelas 2 SMP di
kampung.
“
Ow, oya, nama Bibi siapa???”
“
nama Bibi Surti Non..” jawab Bi Surti .
“Oww,
Bi Surti????”
“
Iya Non..” jawab Bi Surti .
“Bibi
nggak kerja???” Tanya Mika .
“
Iya Non , untuk sementara , udah selesai..”
“
Ow, ya udah..” jawab Mika .
Selesai makan, Mika masuk ke kamarnya,
dan menjelang maghrib ia keluar menuju
dapurdan menemui Bi Surti .
“
Bi,, Bi Surti,,” panggil Mika .
“
Iya Non ada apa??”
“
Mama udah pulang bi???”
“
Belum Non , Nyonya belum pulang,,”
“
Haaaa ,,, belum pulang??? , kok lama banget???”
“
Bibi nggak tau juga Non,, mungkin Nyonya lagi sibuk dikantor “
“
Iiieecch,, bikin kesal ajja,, ya udah Bi,,”
“Ya
Non”
Dengan
kesal , Mika kembali masuk ke kamarnya. Dan keluar kembali ketika jam suda
menunjukkan pukul 20.45 WIB . Tetapi, ia belum mendengar suara mamanya .dan
segera mungkin ia menemui Bi Surti .
“
Bi,, mama masih belum pulang???”
“
Belum Non ,,”
“Sekarang
dah jam berapa siih?? ,, kok masih belum pulang??? Kerja apaan sih malam-malam
gini??”upat Mika dengan hati kesal.
Bi
Surti hanya diam, karena ia tak tau harus menjawab apa .Dan tak beberapa lama ,
suara Bi Surti kembali terdengar.
“Non
udah makan??Bibi siapin yaa??”
“
Nggak usah, lagi nggak mood..” jawab Mika sambil meninggalkan Bi surti .
Kira – kira pukul 21.00 WIB, terdengar
suara mobil, itu tandanya, Bu Ratna baru pulang. Sesampainya dalam rumah, ia
segera menuju ke tempat bi Surti .
“Bi…
Mika dimana ????” Tanya Bu Ratna.
“
Sepertinya di kamar , Nya,,” jawab Bi Surti .
“
Oww , makasih ya Bi,,”
“Ya
Nya,,”
Bu Ratna keluar dari dapur dan segera
menuju ke kamar putrinya.
“
Mika???...” panggil mamanya, dengan membuka pintu kamar putrid nya yang tidak
di kunci,setiba mama nya di kamar,mika melototi mamanya dengan sangat tajam .
“
Kokkamu ngeliatin mama kayak gitu???”Tanya mamanya yang agak risih karna putri
nya memperhatikan kedatangan nya
“Sekarang
udah jam berapa ma??? “kok mama baru pulang???”
“Tadi
banyak masalah yang harus mama tangani di kantor,jadi telat pulang nya .oh ya
kamu dah makan ???’’
“Lagi
ngak nafsu”jawab mika sambil merebahkan dirinya keranjang .”
Dengan
kesal melihat mamanya,mika mencoba membuat mamanya pergi dari kamar.
“Ma,mika
mau tidur dah ngantuk jadi mama kluar aja,lagian mika ngak ada mood untuk
berdebat sama mama”
Bu
ratna yang merasa bersalah kepada putri tunggal nya,menurut dan segera keluar
dari kamar putri nya tersebut.
Detik berganti menit menit berganti
jam,jam berganti hari dan hari pun berganti dengan cepatnya,perusahaan yang di
pimpim oleh bu ratna sudah semakin maju dan cabang perusahaan nya sudah
berbisnis sampai keluar negri . di balik keberhasilan dari usaha nya yang telah
maju tersebut keluarga bu ratna tak pernah bangga akan keberhasilan yang telah
di capai nya tetsebut,setiap hari selalu ada pertengkaran antara ibu dan anak
di keluarga itu,hari hari mereka leewati dengan permusuhan dan perdebatan.
Bagai minyak dengan air,anjing dengan kucing, mereka tak pernah bersatu. Pasti
ada hal hal yang bias membuat mereka bertengkar. Sehingga mika merasa tak
tenang berada di rumah nya. Dia merasa seperti berada dalam neraka jika ia
berada di rumah nya,maka ia mulai mencoba mencari kesengan di luar rumah
bersama teman teman nya
Karena bergaul dan bermain bersama
teman teman nya itulah yang bias membuat mika lupa akan kejadian nya d rumah
.berkumpul,bercerita,bercanda bersama teman teman nya bagaikan obat stress bagi
mika karena perasaan nya yang selalu tertekan bila berada di rumah .
Namun di balik kesenangan yang
dirasakan oleh mika dalam bergaul dengan temannya di luar rumah memberikan
dampak negative tesendiri baginya. Karna ia mudah terpengaruh akan perbuatan
dan bujukan teman teman nya. Setiap hari ia tak pernah menghuni rumah,ia selalu
kumpul bersama teman teman nya,bahkan sampae malam, dan kembali kerumah sbelum
mama nya pulang. Sehingga mama nya tak mengetahui apa yang ia lakukan dan tak
pernah menaruh curiga terhadap putri nya tersebut.
Hal itu berlangsung lama tetapi bratna
tak pernah mngetahui apa yang di lakukan oleh mika. Bahkan mika sering tak
masssuk sekolah.mika yang tak pernah absen di kelas nya, tapi akir akir ini
nama nya selalu hadir di buku absen. Setiap kegiatan yang di adakan di
sekolahanya tak lagi ia ikuti.
Guru guru yang masuk kekelas mika
menjadi heran dengan perubahan sikap nya karena mika yang dulu
pintar,rajin,aktif tak lagi ditemui,sekarang mika telah berubah menjadi
pendiam,pemalas,dan sering bolos kesekolah. Karna perubahan sikap mika yang
seperti itu sampai sampai nilai ujian tengah semester nya anjlok. Sehingga guru
wali kelas memanggil orang tua nya,untk dating kesekolah menyelesaikan masalah tersebut.
Sampai di sekolah putri nya bu ratna
di persilakan intuk masuk keruang wali kelas. Setelah mendengan penjelasan dari
guru nya,bu ratna terkejut ia tak menyangka jika mika bisa berubah sedrastis
itu. Ia tak menyangka jika mika sering tak masuak sekolah,karna setahu nya
setiap pagi ia selalu melihat mika pergi
sekolah.bu ratna tak menyangka dengan hal itu. Ia merasa malu terhadap guru d
sekolah putrinya itu.
Setelah melakuakan perundingan dengan
guru mika, segera minggalkan ruangan tersebut,dengan di tangan nya membwa hasil
ujian mika dimana hasil nya tersebut sangat tak iya harapkan. Keluar dari
ruangan tersebut bu ratna melirik mika dengan lirikan yang tajam,dan memanggil
anak nya itu dengan nada yang agak tinggi.
“Mika,kita
pulang, !!!!!”
“Mama
pulang aja duluan,nanti mika nyusul.”
“Gak,kamu
harus pulang sekarang ikut mama!!!” paksa mama nya.
“Mikaaaaaa…..!!!!!!!!!!!!!”
“Iiechh
iya iya ma”
Mika
pun mengikuti mama nya dan pulang kerumah nya. Sampai dirumah bu ratna langsung
marah marah, karena ia tak terima dengan perbuatan anak nya.
“Mika,apa
apaan ini haaaaaa.., kenapa nilai nilai kamu bisa anjlok kayak gini,bahkan kamu
sering bolos sekolah, kenapa mika, kamu mau bikin mama malu..???????”
“Udah
ah ma jangan di bahas lagi,mika udah capek lagian ngak penting buat di bahas
kok..!!” jawab mika ketus….”
Tiba
tibaa….,”Plaaaaaaaaaaaaak” tangan bu ratna mendarat di pipi mika.Mika yang di
tampar malah diam dan emosi nya mulai memuncak.
“Tampar
ma tampar tampar sekali lagi,” mama nya
hanya diam.
“Hah
sebenar nya mau mam apaan sih,selama ini mama kemana???? Mama Cuma ngurusin
diri mama sendiri, mama Cuma mngutamakn prusahaan dan pekerjaan mama ,
sedangkan aku tak pernah mendpatkan perhatian dari mama. Setiap hari mama Cuma
bias buat rebut, aku capek ma hidup kayak gini terus, aku tersiksa ma , batin
ku tertekan.memang mama ngasih aku materi yang berlimpah, tapi mama ngak pernah
ngasih aku kasih sayang, mama ngak pernah ngasih aku perhatian . “jelas
mika..!!
Bu
ratna hanya membisu meresapi perkataan putri nya.
“Dulu
waktu papa masih hidup papa juga bekerja, bahkan pekerjaan papa lebih maju dari
usaha mama sekarang,tapi papa masih punya waktu untuk berkumpul bersama
keluarganya,bahkan papa kasih perhatian buat aku,dan lebih menyayangi aku. Tapi
mama karena alas an pekerjaan mama tak pernah memperhatikan aku,makanya aku
cari kesenangan dari luar karena aku takdapat merasakan nya dari mama. Tapi
tiba tiba mama datang malah marah marah tak berketentuan seharus nya mama
entropeksi diri mama,bukan malah marah marah pada ku. “ jelas mika dengan nada
yang agak rendah dan tak sengaja meneteskan air mata nya.
Bu
ratna yang mendengar perkataan putri tunggal nya itu terhentak dan meneteskan
air mata nya.
“Maaaa,mika
tu sayang sama mama,mika sayang ma,mika cuma mau balikin kasih sayang mama sama
mika,mika Cuma mintak perhatian dari mama, mika ngak mau lagi terjadi
pertengkaran dan keributan di antara kita ma,mika sayang sama mama,” rintih
mika dengan air mata yang terus mengalir.
Mendengar
perkataan putri nya,bu ratna tak henti henti nya meluapkan air mata nya
sehingga membanjiri pipi nya.di dekati nya putri semata wayang nya,
langsung saja ia dekap dan peluk erat
erat.
“Mama
mintak maaf ya sayang, mama dah buat kesalahan besar, maafin mama ya,mama juga
sayang sama kamu Cuma kamu satu satu nya harta yang paling berharga dalam hidup
mama. Mama sayang sama kamu nak.” Mereka pun hanyut dalam tangisan keharuan.
Mulai saat itu ,bu ratna dan mika tak
pernah lagi bertengkar. Bu ratna tlah bisa membagi waktu antara oekerjaa dan
keluarga nya.Dan mika telah berubeh seperti mika yang dulu, mika yang sangat di
senangi oleh semua orang. Dan dalam keluarga tersebut kini telah di selimuti
kembali oleh kasing sayang dan perhatian antar anggota keluarga yang tak ka
lagi pernah hilang untuk selama lama nya ,,………??!!! …
#@!??SEKIAN??!@#
Baso,
17 juni 2012
Quratul aini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar